Sambungan dari Tahap-tahap Memproduksi Acara TV

Sambungan dari Tahap-tahap Memproduksi Acara TV
dalam posting Tahap-tahap Memproduksi Acara TV sebelumnya belum selesai dengan produksi TV yaitu luar studio berikut ini sambungan postingan sebelumnya

DALAM STUDIO DAN LUAR STUDIO

Siaran dari luar negeri seringkali dikombinasikan dengan talk show di dalam negeri, Misalnya pada siaran sepak bola atau bulu tangkis. Bila presenter yang berada di luar negeri, makadilakukan siaran langsung audio dan video. Sedangkan bila audio saja, maka foto presenter ditampilkan dala CG (Curent generator).

Sesuai scenario, shooting bisa dilakukan di dalam studio dan luar studio sekaligus secara terintegrasi, baik untuk taping maupun live. Bila demikian, maka setting peralatan dilakukan sebaik dan seteliti mungkin, sehingga pergantian adegan bisa berlangsung dengan lancar.
1. Program Director membuat run-down acra dibuat dengan rinci dan jelas, dan dimengerti oleh seluruh seluruh crew yang terlibat.
2. ntuk acara yang berdurasi lebih dari 45 menit, switcher dibantu oleh asisten switcher dan ditempatkan di lokasi shooting.
3. pastikan seluruh peralatan komunikasi yang digunakan (HT, Headphone, Handphone) berfungsi dengan baik.

DALAM NEGERI

Termasuk di sini adalah semua kegiatna Produksi di bernagai daerah di Indonesia selain di dalam kota DKI Jakarta. Kegiatan tersebut antara lain :
- Road show marketing
- Film Dokumneter
- Features (liputan berita, profil budaya, investigasi, kunjungan pejabat tinggi, dll0
- Sinetron
- Acara keagamaan
- Dll.

Untuk kegiatan produksi Dalam Negeri :

1. Membawa peralatan Produksi secukupnya, tidak menghambat mobilitas namun tetap menghasilkan kualitas produksi terbaik.
2. Disiarkan untuk melibatkan pengisi acar dan potensi budaya setempat.
3. Sedapat mungkin mengadakan komunuikasi regular dengan kantor pusat, dengan melaporkan aktivitas.
4. Produser membuat catatan harian semua aktivitas dinas dan kejadian penting lainnya.
5. membuat berita acara bila ada kejadian yang tidak sesuai dengan perencanaan scenario dan rundown produksi.

Untuk Event Promo Off-air dan pembagian hadiah akan diatur tersendiri di marketing.

LUAR NEGERI

Produksi di luar negeri dapa dilakukan untuk jenis :
- Olahraga : sepak bola, Bulu tangkis, tinju, Sea games, Asian Games, Olimpiade, dll.
- Religius : Perjalanan haji, Umroh, Ziarah, natal, dll.\
- NCA : Perjalanan Kepala Negara, Undangan Negara Asing, Features, Konfrensi, dll.
- Wisata : Undangan Travel Biro.
- Lain –lain : Sinetron in house.

Ketentuan umum :
1. Produksi di luar negeri hanya dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari Managing Director, Direktur Utama dan Founder.
2. Proposal lengkapa sudah disetujui 30 hari sebelum keberangkatan.
3. Surat perjalanan dinas untuk crew, pengisi acara dan peserta lainnya yang terlibat.
4. Selain Visa, di beberapa negara diperlukan Ijin Peliputan, Contohnya Untuk Ijin Peliputan di Saudi Arabia dapat diurus melalui kedubes Saudi Arabia di Jakarta.
5. Dibuatkan daftar mengenai jumlah, jenis, merk dan no seri peralatan untuk diketahui/dicap oleh Bea Cukai Bandara.
6. Semua surat perjanjian kerjasama dengan pihak 14 hari sebelum keberangkatan.
7. Untuk siaran langsung, Koordinasikan dengan Divisi Tekhnik dan SNG untuk pelaksanaan Produksi dan live interaktif, paling lambat 30 hari sebelumnya.

Ketentuan khusus :
1. Sport
1.1. Susun Deskripsi yang jelas mengenai :
- Siaran langsung audio dan video atau audio/video saja.
- Pengeturan pengiriman gambar, saluran komunikasi, ruang lingkup liputan dan control room.
- Jadwal On-air dari hasil Produksi.
- Scenery dari rencana shooting.
- Rancangan set décor (bila diperlukan).
- Keperluan editing dan post production.
- Penyiapan computer graphic, OBB dan CBB.
1.2. Melakukan uji coba pengiriman gambar dan suara (audio and video test) 2 hari sebelum siaran.
1.3. Pengaturan kostum dan make-up pengisi acara, logo perusahaan dan promo material sejauh diperlukan atau sesuai perjanjian.
2. Religius
Liputan acara yang bernuansa religius umumnya adalah Islam dan Kristen/katolik. Tidak tertutup juga kemungkinan menayangkan acara religius dari agama atau kepercayaan lainnya.
- Islam
Contohnya Salat Tarawih dari masjidil Haram, Sahalat Idul Fitri atau Idul dari Masjidil Haram, Tayangan Ibadah Haji, dll.
- Kristen/Katolik
Contohnya Misa Kudus Hari Natal dari Vatikan, talk Show dari dala negeri.
- Dan lain-lain.
3. News
Diatur tersendiri dalam Produser Divisi News.
4. Wisata
Perjanjian kerjasama liputan wiasata ini harus dibuat oleh bagian legal dan ditandatangani oleh pejabat perusahaan sesuai ketentuan yang erlaku.
5. Lain-lain.

Bersambung

This entry was posted on Monday, March 1st, 2010 at 1:46 am and is filed under Produksi Komunikasi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply